Rabu, 17 Januari 2024

Sinergi Polri dan Senkom Mitra Polri Papua Barat: Wujudkan Keamanan Optimal di Masa Pemilu


Manokwari, 17 Januari 2024 - Di RM Salam Manis, Jalan Merdeka, Manokwari, suasana haru biru terasa saat sebanyak 50 personil Senkom Mitra Polri Papua Barat memenuhi undangan dari Dirbinmas Polda Papua Barat pada Rabu, 17 Januari 2024. Acara ini telah tercantum dalam undangan nomer B/69/I/2024 tanggal 15 Januari 2024.


Kegiatan yang dihelat bertujuan meningkatkan sinergitas antara Polda Papua Barat dan Senkom Mitra Polri ini dibuka secara resmi oleh Ipda Reynelda T. Simanjuntak, SH, yang mewakili Dirbinmas Bapak Bagijo Hadi Kurnijanto, S.I.K yang berhalangan hadir karena tugas lainnya.


H. Ilham Rusdi, Ketua Senkom Mitra Polri Papua Barat, menyampaikan sambutan menggugah hati. Ia berharap kontribusi anggota Senkom Mitra Polri selalu menjadi kekuatan sinergi dengan Polda Papua Barat, menjadikan amal baik bagi semua pihak. Mengingatkan bahwa Senkom Mitra Polri telah memasuki usia 20 tahun pada 1 Januari lalu, H. Ilham Rusdi berharap perjalanan organisasi ini terus bermanfaat sesuai dengan motto "Menembus Jarak Tanpa Batas."

Selain itu, H. Ilham Rusdi menegaskan peran Senkom Mitra Polri dalam bidang kamtibmas, bela negara, dan penanggulangan bencana. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Polda Papua Barat atas dukungan dalam kegiatan Musda Senkom IV Papua Barat dan Rakernas Senkom Mitra Polri.


Sebagai narasumber, Ipda Jerry Eduard Robot dari Ditbirmas Polda Papua Barat memberikan wawasan mengenai peran Senkom dalam menjaga kamtibmas selama masa pemilu dan pasca pemilu hingga pelantikan. Ia mengimbau agar setiap gangguan keamanan segera dilaporkan, mengingat bahwa Senkom termasuk dalam kategori pam swakarsa sesuai UU Kepolisian.

Ipda Jerry Eduard Robot menegaskan bahwa kerja sama erat antara Senkom dan Polri menjadi krusial dalam deteksi dini gangguan keamanan. Dalam menyambut bulan Februari yang dekat, ia mengajak Senkom untuk berkoordinasi dengan Polda setempat, membantu mendeteksi hal-hal kecil seperti berita hoaks dan ujaran kebencian. "Jangan sampai jari-jari kita menjadi provokator," imbuhnya.(Muslimin)